Sabtu, 05 Juni 2010

Pembukaan ISAC se Kabupaten Pontianak

Johan Wahyudi
Borneo Tribune, Mempawah

Kejuaraan Invitasi Sepak bola Antar Club (ISAC) se Kabupaten Pontianak, yang diikuti 43 klub. Minggu (11/4), kemarin resmi digelar di Stadion Opu Daeng Manambon Mempawah. Pembukaan kompetisi dibuka langsung Ketua Umum Pencab PSSI Kabupaten Pontianak, Rahmad Satria, bersama Wakil Bupati Pontianak, Rubijanto.

Pembukaan pertandingan terlebih dahulu, dilaksanakan pertimbangan eksebisi antara Tim legislatif vs eksekutif  Kabupaten Pontianak yang sangat menghibur penonton.. Babak pertama pertandingan tim legislatif  lebih banyak melakukan serangan ke jantung pertahanan eksekutif dengan mengandalkan unjung tombak Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pontianak, Susanto, bersama Ketua Komisi C, Darwis, berserta Legislator Partai Amanat Nasional (PAN), Ridhuan Ismail. Namun kokohnya pertahanan eksekutif, gol tidak pernah terjadi. Eksekutif sendiri hanya mengandalkan serangan balik, melalui Kepala Dinas Capil, Iis Iskandar yang berduet dengan Wakil Bupati Pontianak, Rubijanto yang dikawal ketat Ketua DPRD Kabupaten Pontianak, Rahmad Satria. Walaupun sekali-sekali melakukan serangan, tim ekskutif sempat membuat pertahanan legislatif kewalahan. Namun aksi gemilang yang ditampilkan, MA. Muhammadiyah, dibawah mistar gawang legislatif membuat kedudukan sama kuat 0-0, sampai peluit panjang babak pertama ditiup.

Babak kedua, kedua tim saling merubah formasi dan mengganti beberapa orang pemain. Awal babak kedua, permain terlihat berimbang. Kedua tim bermain terkesan berhati-hati, bola hanya sekali-sekali mengancam jantung pertahanan masing-masing. Namun akhirnya pihak eksekutif, terlebih dahulu unggul melalui gol, Kabag Protokol Sekda Kabupaten Pontianak, Ismayuda, melalui tendangan jarak dari luar kotak finalty yang mengarah kesudut tiang kanan gawang legislatif yang dijaga Trisna Jaya, yang mengantikan posisi MA Muhammadiyah. Tidak mau mengalami kekalahan, tim legislatif meningkatkan serangan ke pertahanan eskekutif. Susanto dengan aksi individunya, berhasil melepaskan diri dari hadangan pemain eksekutif, tidak berhadapan dengan kiper ekskutif Kadis Hutbun, Suhemi Rizal, dengan ketenangan Susanto berhasil mengelabuhi penjaga gawang eksekutif, dengan tendangan pelan menyusur tanah yang menjadikan kedudukan sama imbang 1-1. Gol Susanto tersebut, akhirnya menyelamat tim legislatif dari kekalahan. Sampai peluit panjang babak kedua ditiup kedudukan tidak berubah tetap 1-1.

Sedangkan Ketua DPRD Kabupaten Pontianak, Rahmad Satria, menjelaskan dilaksanakan ISAC se-Kabupaten Pontianak, dalam rangka mencari bibit-bibit handal sepak bola kabupaten Pontianak, serta menanamkan nilai persatuan dan kesatuan sportivitas dalam olahraga, selain itu dalam rangka mengembalikan lagi kejayaan sepak bola Kabupaten Pontianak yang sempat disenggani kabupaten dan kota se-Kalbar.

“Melalui open tournament ini, kita berharap muncul pemain-pemain sepak bola berbakat Kabupaten Pontianak, sehingga persepakbolaan Kabupaten Pontianak terus maju dan berkembang,” katanya.

Wakil Bupati Pontianak, Rubijanto, juga berharap para pemain yang mengikuti tournament ISAC se-Kabupaten Pontianak, agar menjaga sportivitas dalam pertandingan, agar tidak terjadi keributan yang dapat merusak arti sportivitas dalam berolahraga.

“Mari kita majukan persepak bolaan Kabupaten Pontianak, dengan menjunjung sportivitas yang tinggi,” katanya.

Sedangkan Ketua Panitia, Munir Putra, menjelaskan pertandingan sepak bola ISAC se - Kabupaten Pontianak, dapat terlaksana berkat dukungan pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Pontianak, yang rencananya berakhir 2 Mei mendatang.

“Pelaksanaan kompetisi ini, juga guna melaksanakan pembinaan kepada klub-klub anggota Pengcab PSSI Kabupaten Pontianak. Kita berharap dukungan seluruh masyarakat agar menjaga ketertiban dan keamanan selama kompetisi berlangsung. Dan saya juga merasa senang, sebenarnya hanya 38 yang terdaftar, namun saat akan ditutup ternyata ada penambahan klub menjadi 43 tim,” katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar